Daerah Administrasi Khusus Hong Kong



HK

香港特别行政区

(xiāng gǎng tè bié xíng zhèng qū)

Hong Kong Special Administrative Region (SAR)

Daerah Administrasi Khusus Hong Kong

Audio clip: Adobe Flash Player (version 9 or above) is required to play this audio clip. Download the latest version here. You also need to have JavaScript enabled in your browser.

Hong Kong yang merupakan Daerah Administrasi Khusus (DAK) Cina baru kembali ke Cina pada tanggal 1 Juli 1997. Sebelumnya Hong Kong berada di bawah pemerintahan Inggris setelah kalahnya Cina dalam perang Candu (1839-1842). Atas dasar perjanjian Nanking tahun 1842 Hong Kong diserahkan ke Inggris. Inggris kembali menambah daerah jajahannya dengan memasukkan semenanjung Kowloon dan pulau-pulau di sekitarnya melalui perjanjian Peking tahun 1860.  Daerah di sekitarnya dinamakan New Territories dan keseluruhannya menjadi apa yang sekarang kita kenal sebagai DAK Hong Kong.

Pulau Hong Kong sendiri sebenarnya disita oleh Inggris (dalam perjanjian Nangking dikatakan bahwa pulau Hong Kong diberikan kepada keluarga kerajaan Inggris dan keturunannya), tetapi dalam ketentuan tahun 1898 Inggris menyewa New Territories dengan sejumlah bayaran yang harus dibayarkan tiap tahunnya. Seiring berjalannya waktu, pulau Hong Kong menjadi sangat bergantung pada wilayah lainnya dan tidak dapat menghidupi dirinya sendiri, sehingga keseluruhan wilayah (Pulau Hong Kong dan wilayah disekitarnya) diserahkan kembali ke Cina.

Hong Kong menjadi unik karena Hong Kong mendapatkan otoritas otonomi yang tinggi. Cina menjanjikan tidak akan mengubah gaya hidup dan ideologi yang dijalankan di Hong Kong selama 50 tahun ke depan. Hong Kong tetap dapat menjalankan gaya hidupnya (kebebasan informasi dan sebagainya) dan sosialisme tidak akan dijalankan di Hong Kong. Terlebih lagi Hong Kong bahkan masuk menjadi anggota WTO dan APEC sebagai sebuah entitas sekelas negara.

Sumber :

Yahuda,Michael B. 1996. Hong Kong : China’s Challenge. London : Routledge

Tsang, Steve.2007.A Modern History of Hong Kong. New York : I.B.Tauris & Co Ltd

Tags: , , , , , , ,  

Leave a Reply